Prosesi kedukaan Kristiani (Protestan maupun Katolik) diatur dengan urutan yang penuh khidmat sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum/almarhumah sekaligus memberikan penghiburan iman bagi keluarga yang ditinggalkan. Memahami setiap tahapannya akan membantu keluarga menjalankan ibadah secara tenang dan teratur.
Tahapan Penanganan Jenazah Secara Kristiani
Sebelum jenazah disemayamkan, terdapat beberapa tahap persiapan penting yang dilakukan oleh petugas pemulasaraan profesional:
1. Pemandian dan Formalin (Preservasi)
Jenazah dibersihkan secara penuh kasih dan diberikan tindakan preservasi (formalin) sesuai kebutuhan durasi persemayaman agar kondisi tubuh tetap aman dan steril selama prosesi doa berlangsung.
2. Pakaian Duka dan Tata Rias (Makeup)
Almarhum/almarhumah dikenakan pakaian terbaik pilihan keluarga (seperti gaun duka atau jas) serta diberikan tata rias alami agar nampak tenang saat persemayaman.
3. Penutupan Peti (Coffin Laying)
Jenazah dibaringkan di dalam peti duka yang telah dipilih oleh keluarga, disesuaikan dengan ukuran dan ornamen Kristiani.
Prosesi Persemayaman dan Ibadah Malam Penghiburan
Selama jenazah disemayamkan di rumah duka, serangkaian ibadah dilakukan untuk mendoakan almarhum/almarhumah dan menguatkan keluarga:
- Ibadah Penerimaan / Penghiburan: Dilaksanakan pada malam pertama atau kedua, dipimpin oleh Pendeta atau Majelis Jemaat/Pastor.
- Misa Requiem / Ibadah Pelepasan: Ibadah utama yang diadakan sebelum jenazah diberangkatkan menuju tempat pemakaman atau krematorium.
Pelayanan Kedukaan Kristiani Terpadu di Rumah Duka Bintaro
Rumah Duka Kasih Damai Bintaro menyediakan fasilitas ruang semayam ber-AC yang tenang, perlengkapan lilin/salib, serta ruang doa khusus untuk menunjang kelancaran seluruh rangkaian ibadah Kristiani keluarga Anda.
Pelajari selengkapnya pilihan paket ibadah dan Paket Pelayanan kedukaan kami.